Kok Pak Tjandra Heruawan sih yang dijadikan postingan pertama dalam the Great Indonesian ?, jawabnya karena ketika ertama kali saya bertemu dengan pak Tjandra lah yang meng "inspire" saya untuk membuat blog ini, dimana saya ingin mengenalkan sosok "simplygenius" yaitu kesederhanaan dalam kejeniusan beliau. Beliau sangat sederhana, sehingga dalam kesederhaanaan beiau lah lahir hasil karya sederhana akan tetapi kaya makna.
Beliau berhasil mengkreasikan. alat-alat sederhana seperti magnit bekas, jarum pentul , pisau silet, sepotong gabus, menjadi alat-alat peraga fisika yang dapat menggantikan alat-alat peraga yang mahal, ambil contoh sebuah poster bergambar avometer dan sebatang lidi, magnit kecil jadilah simulasi avometer.
Pak Tjandra yang sehari-hari mengajar fisika di SMAN 10 Malang ini sebagian orang menyebutnya "Tidak Istimewa", saya awalnya tidak setuju, akan tetapi setelah saya bertemu langsung dengan beliau barulah saya setuju kalo pak Tjandra memang "Tidak istimewa" akan tetapi "Amat Istimewa".
Saya dan pak Tjandra, dengan salah satu alat peraganya
This entry was posted
on 30/12/08
at 06.40
and is filed under
tokoh
. You can follow any responses to this entry through the
comments feed
.